bulan bermusim kawin hitungan lain daerah lain
tujuan sama hajatan tak ada aral melintang
sesuai mimpi yang telah diagendakan
bulan bermusim hajatan khitanan, nikah dan lainnya
surat undangan datang bergiliran ke rumah
sehari tak hanya satu tempat yang harus dihadiri
budaya amlop berisi sebagai tanda silaturahmi
bulan bermusim hajatan banyak pengeluaran
yang harus dikeluarkan, gajian sebulan masih kurang
tak datang ke undangan dikira tak punya perasaan
tak menghargai persaudaraan pertemanan
saat bulan bermusim hajatan aku selalu mencari tambahan penghasilan
kerja serabutan asal bisa memperoleh uang buat datang
ke tempat undangan teman, kerabat, sanak saudara, handai tolan
yang sudah melayangkan surat undangan
...^_^...
Rabu, 30 November 2011
Selasa, 29 November 2011
Sebuah Kebanggaan
aku merasa tak ada sebuah kebanggaan
yang bisa aku berikan padamu
sebagai daya tarik yang membuatmu
merasa bangga bisa bersamaku
aku hanyalah segumpal tanah liat
yang tak mempunyai daya
tanpa adanya campur tanganNya
aku merasa tak punya sebuah kebanggaan
untuk dijadikan senjata menggoda setiap perempuan
aku hanyalah makhluk yang lemah tak berdaya
tanpa adanya mukjijat dariNya
aku tak mampu berbuat apa-apa
...^_^...
yang bisa aku berikan padamu
sebagai daya tarik yang membuatmu
merasa bangga bisa bersamaku
aku hanyalah segumpal tanah liat
yang tak mempunyai daya
tanpa adanya campur tanganNya
aku merasa tak punya sebuah kebanggaan
untuk dijadikan senjata menggoda setiap perempuan
aku hanyalah makhluk yang lemah tak berdaya
tanpa adanya mukjijat dariNya
aku tak mampu berbuat apa-apa
...^_^...
Senin, 28 November 2011
Di Warung Makan
kita pesan dua piring nasi, ayam goreng satu saja kita makan bersama sudah lebih dari cukup, karena aku tak terlalu suka makan berlebihan, sudah biasa sebelum kenyang aku berhenti makan.
habiskan nasi itu agar kamu tak kelaparan, bukankah sejak pagi kamu belum makan, dan kita akan pulang setelah semua rindu yang kita rasakan selama ini tertumpahkan.
mumpung waktu berpihak pada kita, jangan disia-siakan kesempatan ini, karena belum tentu kita bisa bertemu lagi, mengulang kembali peristiwa ini nanti.
di warung makan kita isi dulu bahan bakar, biar kita bisa meluapkan kegembiraan, menumpahkan rindu bersama seharian, sebelum kita berpisah berseberangan kembali ke sarang kita masing-masing.
habiskan nasi itu agar kamu tak kelaparan, bukankah sejak pagi kamu belum makan, dan kita akan pulang setelah semua rindu yang kita rasakan selama ini tertumpahkan.
mumpung waktu berpihak pada kita, jangan disia-siakan kesempatan ini, karena belum tentu kita bisa bertemu lagi, mengulang kembali peristiwa ini nanti.
di warung makan kita isi dulu bahan bakar, biar kita bisa meluapkan kegembiraan, menumpahkan rindu bersama seharian, sebelum kita berpisah berseberangan kembali ke sarang kita masing-masing.
Minggu, 27 November 2011
Potret Ibu Dulu
jelas tergambar kecantikan memancarkan pesona
yang membuat para jejaka ingin menyuntingnya
sebagai pendamping hidup mengarungi samudra
ibu, memandang potretmu dulu aku terlena
melayang membayangkan bagaimana para jejaka
berjuang dengan segala daya mendekatimu
ibu, dari potretmu aku ingin belajar ketulusan
yang memancar tergambar di matamu
memandang ke depan penuh keyakinan
kasih sayangmu mengalir tak kenal jaman
membasahi hidupku tanpa minta imbalan
ibu, memandang potretmu dulu aku jadi malu
bila tak mampu membalas budi tulusmu
penuh kasih sayang tak pernah mengeluh
merawatku sedari jabang bayi merah
hingga tahu warna darah merah
ibu, baktiku padamu tak sebanding
kasih sayang yang kau berikan
maafkan anakmu yang tak mampu
membalas kasih sayangmu
...^_^...
yang membuat para jejaka ingin menyuntingnya
sebagai pendamping hidup mengarungi samudra
ibu, memandang potretmu dulu aku terlena
melayang membayangkan bagaimana para jejaka
berjuang dengan segala daya mendekatimu
ibu, dari potretmu aku ingin belajar ketulusan
yang memancar tergambar di matamu
memandang ke depan penuh keyakinan
kasih sayangmu mengalir tak kenal jaman
membasahi hidupku tanpa minta imbalan
ibu, memandang potretmu dulu aku jadi malu
bila tak mampu membalas budi tulusmu
penuh kasih sayang tak pernah mengeluh
merawatku sedari jabang bayi merah
hingga tahu warna darah merah
ibu, baktiku padamu tak sebanding
kasih sayang yang kau berikan
maafkan anakmu yang tak mampu
membalas kasih sayangmu
...^_^...
Sabtu, 26 November 2011
Bermain Teka-Teki
sederetan kata kau pinta jawaban tak satu jawaban saja
mendatar naik turun dalam kotakkotak harus terisi
saling menjalin mendukung menggali makna
sikapmu mendatar, naik turun menuntut jawaban
yang membuatku tak habis mengerti, kenapa
kau memberiku teka teki silang yang tak mungkin
aku bisa memjawabnya dalam waktu singkat
setiap katakatamu selalu berubah tak konsisten
memunjukkan sebuah keraguan ketidakpastian
penuh teka-teki yang harus aku jawab
bila ingin memahami keinginanmu yang sebenarnya
aku tahu kau bersembunyi dibalik katakatamu sendiri
mencoba bermain teka teki tanpa menyadari
apa yang kau lakukan membuat aku mencari
jawaban serta menunggumu berkenan memberi
jawaban sendiri biar aku tak dalam penantian yang tak pasti
dalam penantian ini aku selalu mencoba menjawab teka teki
biar otakku tak berhenti hanya karena menunggu jawaban darimu
yang telah berjanji akan memberikan jawaban teka tekimu sendiri
...^_^...
mendatar naik turun dalam kotakkotak harus terisi
saling menjalin mendukung menggali makna
sikapmu mendatar, naik turun menuntut jawaban
yang membuatku tak habis mengerti, kenapa
kau memberiku teka teki silang yang tak mungkin
aku bisa memjawabnya dalam waktu singkat
setiap katakatamu selalu berubah tak konsisten
memunjukkan sebuah keraguan ketidakpastian
penuh teka-teki yang harus aku jawab
bila ingin memahami keinginanmu yang sebenarnya
aku tahu kau bersembunyi dibalik katakatamu sendiri
mencoba bermain teka teki tanpa menyadari
apa yang kau lakukan membuat aku mencari
jawaban serta menunggumu berkenan memberi
jawaban sendiri biar aku tak dalam penantian yang tak pasti
dalam penantian ini aku selalu mencoba menjawab teka teki
biar otakku tak berhenti hanya karena menunggu jawaban darimu
yang telah berjanji akan memberikan jawaban teka tekimu sendiri
...^_^...
Jumat, 25 November 2011
Kata Hati
kenapa kita melawan kata hati sendiri
bila rasa tersiksa mendera menyiksa
selalu dalam tekanan yang membuat tak bisa
terfokus pada kenyataan yang ada
kata hati memang selalu berlawanan
tak mudah dituruti bila tak berani berkorban
kata hati memang menyiksa
kitapun tak berdaya karenanya
kenapa kita menolak kata hati sendiri
bila kita merasa tertekan setiap hari
kebahagiaan sebuah hati tak mudah dicari
beribu teman bersanding orang tersayang
kebahagiaan hati belum tentu didapatkan
kalau kita tak menuruti kata hati
kenapa kita harus melawan kata hati sendiri
bila dalam kesibukan setiap hari
bila dalam melaksanakan tanggungjawab pribadi
hati kita dalam kegersangan tersendiri
...^_^...
bila rasa tersiksa mendera menyiksa
selalu dalam tekanan yang membuat tak bisa
terfokus pada kenyataan yang ada
kata hati memang selalu berlawanan
tak mudah dituruti bila tak berani berkorban
kata hati memang menyiksa
kitapun tak berdaya karenanya
kenapa kita menolak kata hati sendiri
bila kita merasa tertekan setiap hari
kebahagiaan sebuah hati tak mudah dicari
beribu teman bersanding orang tersayang
kebahagiaan hati belum tentu didapatkan
kalau kita tak menuruti kata hati
kenapa kita harus melawan kata hati sendiri
bila dalam kesibukan setiap hari
bila dalam melaksanakan tanggungjawab pribadi
hati kita dalam kegersangan tersendiri
...^_^...
Kamis, 24 November 2011
Menjaga Kata-kata
berat rasa menjaga katakata
yang terucap, yang terkata
hari ini berkata "ya"
esoknya belum tentu bisa
tetap berkata "ya"
sekuat rasa, sekuat daya
aku akan tetap menjaga katakata
yang terucap, yang terkata
walau derita akan kurasa
kunikmati tanpa meminta
perhatian dari siapasiapa
aku akan menjaga katakatku
walau kau sudah tak mau tahu
bila telah membalas katakataku
bila saat ini kau tak lagi
mampu menjaga katakatamu sendiri
biarlah waktu yang menilai
kuat taknya kita menahan emosi
menahan kesabaran kesetiaan diri
dalam menjaga katakata kita sendiri
...^_^...
yang terucap, yang terkata
hari ini berkata "ya"
esoknya belum tentu bisa
tetap berkata "ya"
sekuat rasa, sekuat daya
aku akan tetap menjaga katakata
yang terucap, yang terkata
walau derita akan kurasa
kunikmati tanpa meminta
perhatian dari siapasiapa
aku akan menjaga katakatku
walau kau sudah tak mau tahu
bila telah membalas katakataku
bila saat ini kau tak lagi
mampu menjaga katakatamu sendiri
biarlah waktu yang menilai
kuat taknya kita menahan emosi
menahan kesabaran kesetiaan diri
dalam menjaga katakata kita sendiri
...^_^...
Langganan:
Postingan (Atom)





