Sabtu, 10 Desember 2011

Terputus

aku punya harga diri, terputus lebih berani, daripada mempertahankan diri
dalam kenyataan yang menyakitkan hati, apalagi kau begitu berani membohongi
tak mengakui kalau kita pernah dalam suatu kenyataan yang penuh mimpi

sebelum terputus, pagi, siang, sore, malam aku selalu menghembuskan angin
bila anginku tak berhembus menyapa daunmu, kau menegur dengan tanya
yang membuatku bertanya, bahkan kita sering melakukan amoral tak masuk akal
melayang-layang menikmati sebuah ketidakmungkinan tapi kita rasakan

kini semua terputus tinggal kenangan yang tak mungkin aku lupakan
walau aku tahu kau tak mungkin menyimpan kenangan itu
bahkan mungkin kau telah membuang jauh-jauh, mengubur dalam-dalam
peristiwa itu, apalagi menyimpan foto yang bisa dijadikan saksi
tak mungkin kau berani menyimpannya, bahkan mungkin sudah kau bakar
menjadi abu hitam, yang tanpa kau sadari membakar dirimu sendiri

terputus sudah semuanya, untuk kembali bertautan memerlukan keberanian
mengakui kesalahan, karena sebuah kelucuan yang kesekian kalau aku
menautkan kembali tali ikatan yang sudah terputus ini, dan bahkan kau
akan menertawakan aku, bila aku berkehendak kembali menjalin mimpi
sebagaimana sebelum semua terputuskan

...^_^...

Jumat, 09 Desember 2011

Cantik Alami

langkah gemulai kaki injak bumi perawan bukit pergi menelusuri jalan setapak
memanggul sesuatu pergi ke pasar membeli bahan kebutuhan, rambut terurai panjang
dibiarkan menari mengikuti langkahnya yang pasti, senyumnya mengembang ketulusan
tanpa basabasi, dijawab apa adanya saat ada pertanyaan yang ditanyakan

wajahnya bebas dari penjajahan produksi kecantikan, memancarkan kecantikan alami
tanpa rekayasa, bulu alisnya halus hitam, lesung pipitnya sebuah keindahan, katup bibirnya
menyimpan desahan, sorot matanya menyimpan keteduhan, bentuk tubuhnya menyimpan
kenikmatan

cantik alami secantik pemandangan yang tergelar disekitarnya, semak belukar hijau daundaunnya
pepohonan tinggi menjulang. sawah ladang bertingkat memberikan harapan, pucuk gunung
kabut putih selalu memeluknya, dingin udara memberi ketenangan yang bisa membuat rasa
terasa damai penuh makna

...^_^...

Menyatu Dengan Alam

di sini aku menyatu dengan alam jauh dari hiruk pikuknya persaingan
kendaraan yang saling mendahului, nafasnafas yang bekejeran
memburu sebuah kepuasan yang tak pernah puas
karena rasa puas tak terpuaskan selagi belum bisa mengalahkan
yang dikalahkan dalam persaingan merebut kepuasan

di sini aku menyatu dengan alam, semak belukar, pohon pinus menjulang
suara gemericik air dari paritparit pematang di antara tanaman ketela rambat
celoteh burung menyapa, hembusan udara segar menerpa, sejauh pandang
hijaunya daundaun menyegarkan mata, hati terasa tenang jauh dari persaingan
yang tak pernah berkesudahan, setiap hari selalu ada persoalan

di sini di pengunungan ini, aku menyatu dengan alam menikmati anugrah Illahi
yang tak terlukiskan betapa indahnya alam semesta yang ada di pegunungan
pemandangannya tak menyilaukan mata, tapi memberi ketenangan, kedamaian
yang berarti bila kita bisa menghargai alam semesta, memjaga, melestarikan
alam agar tak punah oleh tangantangan perkasa yang suka merusak alam semesta


...^_^...

Selasa, 06 Desember 2011

Saat-Saat Pergantian Waktu

debar luap kegembiraan saat-saat pergantian waktu
menyambut datang tahun baru melupakan terkurangnya
akan waktu yang diberikan, bahwa yang terjadi berkurangnya
jatah usia semakin dekat ke asalnya asal dari mana

saat-saat pergantian waktu, kembang api beraksi
terompetterompet bersautan bersuka cinta tak peduli
bila penyulut kembang api, peniup terompet sendiri
mengalami kekurangan usia yang dimiliki

saat-saat pergantian waktu, aku menyendiri menyimpang
dari hiruk pikuknya jalan yang bersaing suara kenalpotnya
tempat hiburan bertaburan bintangbintang
mencari sepi ketenangan melakukan intropeksi diri
mengklilas balik setiap kejadian tahun terlewati

dalam keramaian hiruk pikuknya pergantian tahun
aku mencari keramaian sendiri dalam sepi ketenangan
saat-saat tibanya pergantian tahun tengah malam
berdialog dari hati ke hati menyiapkan diri

...^_^...

Mengukur Jarak

mengukur jarak tak terukur
terlalu sukar untuk dinalar
bila kita menggunakan ukuran
rasa yang kita rasakan

mengukur jarak dengan rasa
dekat bisa jauh dan jauh bisa dekat
tinggal bagaimana rasa kita yang ada

mengukur jarak tak berjarak
kita akui atau tidak
tanpa jarak kita bisa saling berteriak
menggungkapkan katakata

lain cerita bila mengukur jarak tempuh
jauh dekat tinggal ada diniat
jarak jauh jadi dekat kalau sudah niat
jarak dekat jadi jauh kalau tak niat

...^_^...

Senin, 05 Desember 2011

Tetap Menyatu

hatimu hatiku serasa satu tetap menyatu terbalut rindu
tak akan terpisah bila kita bisa menjaga kesetiaan
selalu berada dijalur jalan yang sesuai dengan tujuan
tak saling mengambil jalan sendiri-sendiri

kenyataan memang selalu mengajari kita bersikap
tak mungkin kita hindari dan harus kita hadapi
tanpa secuil keraguan yang membuat ketidakpastian
di dalam menentukan sikap menghadapi gelombang
yang selalu datang menggoyangkan kesetiaan

hatimu hatiku terikat erat akan tetap menyatu
bila diantara kita selalu saling ingat akan katakata
yang pernah kita ikrarkan bersama untuk setia
menjaga apa yang sudah ada selamanya

...^_^...

Jumat, 02 Desember 2011

Jangan Salahkan Aku

pandanganku masih sempurna
jangan salahkan aku bila tergoda
melihatmu yang mempesona

matamu indah bola pimpong
senyumu merekah bikin benggong
dadamu berisi menonjol
rambutmu terurai menari

salahmu sendiri suka bergaya
atur wajah begitu mempesona
atur langkah menggoda mata

jangan salahkan aku
bila ingin menggodamu
salahmu sendiri
kenapa punya wajah aduhai

jangan salahkan aku
bila ingin membelai
salahmu sendiri
kenapa punya rambut panjang terurai

...^_^...